Kairo, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda berdiri tidak dalam sekejap. Pada mulanya, kaum Nahdliyin di Belanda masih menyembunyikan identitasnya dan hanya bisa dideteksi dari kesamaan aktivitasnya.
Dari jumlah 16 ribu jiwa WNI yang ada di Belanda, ternyata dideteksi cukup banyak yang merupakan warga nahdliyin. Barulah di tahun 2005 lalu didirikan KNB (Keluarga NU Belanda) yang ternyata mendapat respon luar biasa dari WNI muslim di sana. Dari situ, KNB lantas bermetamorfosa menjadi PCINU Belanda dan diresmikan oleh KH Ahmad Mustafa Bisri atau Gus Mus.
Demikian diceritakn Rais Syuriah PCINU Belanda KH Nur Hasyim Subadi dalam kunjungannya ke sekretariat PCINU Mesir Gamik, Nasr City, Kairo, Mesir, Rabu petang (25/02) waktu setempat.
Kairo, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda berdiri tidak dalam sekejap. Pada mulanya, kaum Nahdliyin di Belanda masih menyembunyikan identitasnya dan hanya bisa dideteksi dari kesamaan aktivitasnya.
Dari jumlah 16 ribu jiwa WNI yang ada di Belanda, ternyata dideteksi cukup banyak yang merupakan warga nahdliyin. Barulah di tahun 2005 lalu didirikan KNB (Keluarga NU Belanda) yang ternyata mendapat respon luar biasa dari WNI muslim di sana. Dari situ, KNB lantas bermetamorfosa menjadi PCINU Belanda dan diresmikan oleh KH Ahmad Mustafa Bisri atau Gus Mus.
Demikian diceritakn Rais Syuriah PCINU Belanda KH Nur Hasyim Subadi dalam kunjungannya ke sekretariat PCINU Mesir Gamik, Nasr City, Kairo, Mesir, Rabu petang (25/02) waktu setempat.
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda berdiri tidak dalam sekejap. Pada mulanya, kaum Nahdliyin di Belanda masih menyembunyikan identitasnya dan hanya bisa dideteksi dari kesamaan aktivitasnya.
Dari jumlah 16 ribu jiwa WNI yang ada di Belanda, ternyata dideteksi cukup banyak yang merupakan warga nahdliyin. Barulah di tahun 2005 lalu didirikan KNB (Keluarga NU Belanda) yang ternyata mendapat respon luar biasa dari WNI muslim di sana. Dari situ, KNB lantas bermetamorfosa menjadi PCINU Belanda dan diresmikan oleh KH Ahmad Mustafa Bisri atau Gus Mus.
Demikian diceritakn Rais Syuriah PCINU Belanda KH Nur Hasyim Subadi dalam kunjungannya ke sekretariat PCINU Mesir Gamik, Nasr City, Kairo, Mesir, Rabu petang (25/02) waktu setempat.
Tagged with:
news

Posting Komentar